3 Model Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

3 Model Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

  • Post author:
  • Post category:artikel

COVID-19 Menyerang Keseluruh sektor kehidupan manusia , tidak terkecuali dunia pendidikan diantaranya sekolah dan perguruan tinggi terkena imbas akibat Covid-19 dan terpaksa meniadakan pembelajaran tatap muka dan semua di gantikan lewat dunia maya atau pembelajaran secara online.

Pemerintah mengumumkan pembelajaran online akan dilasanakan sampai akhir 2020 dan akan dibuka januari 2021 itupun jika kondisi covid-19 sudah mereda atau sudah hilang .

Ada tiga model pembelajaran dimasa pandemi saat ini yaitu : Daring , Luring , dan Home Visit

Pertama Pembelajaran Daring (Pembelajaran Jarak Jauh) sudah banyak dirasakan dampaknya bagi siswa,  bukan hanya dirasakan dampaknya bagi siswa , tetapi juga orang tua yang harus mengajari atau menjadi guru bagi anaknya dirumah , mau tidak mau orang tua harus menjadi fasilitator bagi anak-anak mereka dalam memahami pelajaran yan diberikan guru dan tak sedikit pula orang tua yang mengeluh karena susahnya mengajari anak , jaringan internet yang susah ,peralatan yang tidak memadai ,   belum lagi ditambah pekerjaan yang lain.

Survey KPAI menyatakan 76% siswa tidak senang belajar secara daring (Jarak Jauh) , dan 76% siswa menyatakan beban yang ditugaskan kepada mereka merasa berat , ditambah 42% tidak memiliki kuota dan smartphone dan ditambah harus membiasakan dengan aplikasi video converence dan terkendala sinyal.

Pembelajaran secara daring dirasa sudah tidak kondusif dimata siswa , kecuali pegiat pendidikan seperti guru , dosen dan lainnya memiliki cara agar pembelajaran daring ini bias dibawakan secara menyenangkan da tidak membosankan.

Kedua , Model pembelajaran luring (luar jaringan) atau model pembelajaran tatap muka harus memperhatikan zonasi , protocol kesehatan , dan model pembelajaran yang dilakukan secara bergiliran dan bergantian (model shift) dengan menghindari kerumunan baik di kelas maupun meniadakan kegiatan di luar kelas.

Pemerintah juga menyarankan agar kurikulum tidak membebani peserta didik , sehingga kurikulum yang sudha ada diringkas dan disederhanakan sehingga tidak bertele-tele. Sampai pemerinta mencanangkan RPP yang berlembar-lembar dirubah menjadi satu lembar dan meniadakan UN (Ujian Nasional).

Sementara itu pembelajaran luring dilaksanakan maksimal 3 Jam dan model penyederhanaan ini seiring konsep merdeka belajar.

Ketiga , Model Home Visit atau akrab disebut Home Schooling yaitu model pembelajaran yang mana guru mendatangi siswa rumah-kerumah tentunya dengan mempertimbangkan dan memperhatikan protocol kesehatan.

This Post Has One Comment

Comments are closed.